Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 September 2012

JDBC – JAVA MySQL Connector


JDBC merupakan sebuah konektor yang menghubungkan antara compiler JAVA dengan database. JDBC sendiri merupakan singkatan dari JAVA DataBASE Connectivity, yang merupakan JAVA API yang memungkinkan dan mengaktifkan sebuah program java untuk mengeksekusi perintah SQL (SQL Statement). Tanpa menggunakan JDBC, aplikasi database yang kita buat dengan menggunakan java yang membutuhkan koneksi ke database tidak akan berjalan/berfungsi sesuai dengan yang kita harapkan.
MySQL merupakan sebuah database yang bisa kita gunakan sebagai tempat penyimpanan data. MySQL menyediakan konektor yang dibutuhkan dalam sebuah aplikasi JAVA programming yang memanfaatkan database MySQL yang diberi nama MySQL Connector/J.
Dengan menggunakan MySQL connector/J tersebut, aplikasi JAVA yang kita buat dan memanfaatkan database akan dapat berfungsi sesuai dengan keinginan, karena dengan konektor tersebut aplikasi akan dapat menjalankan/mengeksekusi perintah SQL.
Sebelum membuat sebuah aplikasi Java database MySQL, sebaiknya kita instal dahulu konektor MySQL nya. Untuk MySQL Connector/J nya dapat langsung didownload di web MySQL atau bisa langsung mendownload disini


setelah selesai mendownload MySQL connector/J,  ekstrak ke lokasi yang diinginkan. Saat akan membuat sebuah aplikasi JAVA dengan MySQL, kita cukup menambahkan file jar dari MySQL Connector tersebut kedalam aplikasi kita.

Minggu, 17 Juni 2012

Kalkulator sederhana – Belajar JAVA



Kalkulator merupakan sebuah aplikasi sederhana yang digunakan untuk mencari hasil dari sebuah operasi matematika baik itu operasi penjumlahan, pengurangan, pembagian maupun perkalian dan beberapa operasi lainnya.
Pada postingan kali ini, akan dibuat sebuah aplikasi kalkulator sederhana yang bisa digunakan untuk mencari hasil dari operasi penjumlahan, pengurangan, pembagian serta perkalian. Selain itu, akan dijelaskan juga mengenai beberapa program yang ada pada aplikasi tersebut. Aplikasi kalkulator sederhana ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman JAVA dengan memanfaatkan NetBeans sebagai IDE nya.
Aplikasi kalkulator sederhana ini berbasis GUI, dan pada saat pembuatannya menggunakan JFrame. Pemilihan tersebut dapat kita lakukan dengan cara buat project baru dengan memilih File >> New Project >> Java Application. Setelah pembuatan project baru selesai, hapus lah subfolder beserta isi yang ada pada folder “Source Packages”.
 

Jika sudah dihapus, maka buat lah sebuah form dengan memanfaatkan JFrame Form, dengan cara klik kanan pada “source packages” kemudian pilih new, dan setelah itu pilih JFrame Form.



anda akan diminta untuk memberikan nama JFrame Form tersebut. Setelah selesai memberikan nama, klik “finish”. Akan muncul sebuah jendela baru, yang mana akan terdapat 2 tombol pilihan yaitu “Source” dan “Design”.

Kamis, 03 Mei 2012

MessageBox – Belajar Visual C++


messageBox merupakan sebuah fitur  ayng tersedia dipemrograman visual, termasuk pada visual C++. Messagebox digunakan untuk menampilkan informasi kepada pengguna aplikasi. Informasi tersebut dapat berisi peringatan, pemberitahuan maupun hal-hal lainnya sesuai dengan jalannya aplikasi yang memang telah disediakan oleh sipembuat aplikasi.
Selain untuk menampilkan informasi, messageBox juga menyediakan fitur pemilihan keputusan. Yang mana keputusan tersebut dipilih oleh pengguna aplikasi dengan menekan tombol-tombol yang ada didalam sebuah messageBox.
Dibawah ini merupakan contoh program untuk menampilkan sebuah message box.

MessageBox::Show("Anda ingin keluar dari aplikasi?", "Tutup Aplikasi");



Kamis, 26 April 2012

App. Path, Mengakses alamat file project – Visual C++


Sebelum membahas tentang bagaimana contoh penggunaan app.path, sebaiknya kita pahami dahulu apa itu app.path.
app. Path merupakan singkatan dari application path, yang mana app path merupakan alamat default dari folder project yang kita buat (jika masih berbentuk project) atau alamat aplikasi yang berekstensi “.exe” (jika sudah berupa aplikasi yang terinstal) pada komputer.
App path ini memudahkan seorang programmer untuk mendapatkan alamat default folder project, yang nantinya bisa digunakan sebagai alamat referensi pemanggilan sebuah file yang berada di folder yang sama dengan folder project. Contoh kasusnya, misalkan kita ingin memanggil/menampilkan sebuah gambar pada aplikasi berbasis visual C++ yang sedang dibuat. Jika kita memanggil file gambar tersebut dengan sintak berikut : 

             label1->Image=Image::FromFile("C:\\image\\green2.png" );

sintak diatas hanya bisa mengakses file “green2.png” yang ada didalam drive C di folder “image”. Akses file tersebut tidak fleksibel, dan jangan heran jika suatu saat ada kesalahan atau error yang muncul. Kesalahan atau error tersebut bisa terjadi bila file “green2.png” tidak ada pada drive C dan di dalam folder image karena di hapus atau dipindahkan ketempat/folder lain. Selain itu, aplikasi kita juga bisa dikatakan hanya bisa berjalan dikomputer kita sendiri. Jika kita ingin memindahkan file green.png tersebut, berarti kita juga harus mengganti sintak yang menunjukkan alamat dimana file tersebut disimpan.
Agar akses file tersebut bisa lebih fleksibel dan mengurangi kemungkinan error, maka dibutuhkan app path. Dalam penggunaan app path, selama file yg ingin kita akses berada difolder yang sama dengan folder project, kita bisa menggunakan app path sebagai alamat defaultnya. Jadi jika suatu saat kita ingin memindahkan file project atau meng-copy file ke drive atau ke komputer lainnya, dan kita ingin mengakses file kita tidak perlu lagi mengganti alamat drive penyimpanan file yang akan kita akses tersebut. Karena alamat file yang kita gunakan adalah alamat folder project, dimana kita juga menyimpan file yang akan kita akses tersebut didalam folder project tersebut.
Semua bahasa pemrograman pasti menyediakan sintak untuk memanggil atau mengetahui alamat default project (app path). Dibawah ini merupakan contoh penggunaan app path pada aplikasi yang dibuat  berbasis pemrograman visual c++.

Jumat, 20 April 2012

Timer – Visual C++


Timer merupakan sebuah tool yang disediakan oleh visual c++ sebagai tool pengolah data yang berkaitan dengan waktu. Dalam menggunakan timer, kita harus mengaktifkannya terlebih dahulu dengan mengubah nilai properties “Enabled” nya menjadi “true”.
Selain mengatur properties enable nya, yang harus kita perhatikan jika kita menggunakan timer adalah pengaturan properties “interval” nya. Interval ini digunakan untuk mendefinisikan tunda waktu timer untuk menjalankan program yang ada didalam fungsi “timer_tick”. Misalnya kita atur interval timer adalah 1000 (nilai 1000 tersebut memiliki satuan waktu milidetik atau 1 detik), kemudian didalam fungsi timer_tick (fungsi yang akan kita jumpai jika kita double klik pada timer) kita buat sebuah program untuk menampilkan sebuah tulisan pada label, maka program menampilkan tulisan pada label tersebut akan dijalankan setiap satu detik sekali.
Untuk  lebih jelasnya, dibawah ini akan dijelaskan mengenai beberapa cara menggunakan timer pada visual c++ (GUI).

timer1->Interval = 1000;
Sintak diatas berfungsi untuk mendefinisikan nilai interval dari timer. Nilai interval tersebut dapat kita atur sesuai dengan keinginan.

timer1->Enabled = false;
Sintak diatas berfungsi untuk mengatur enable dari timer. Enable disini artinya adalah mengaktifkan atau menonaktifkan timer yang akan kita atur. Jika ingin mengaktifkan maka nilai enabled nya adalah “true” sedangkan untuk menonaktifkan adalah “false”.


Berikut ini merupakan contoh penggunaan timer pada sebuah aplikasi.

Rabu, 18 April 2012

Merubah Warna Text Pada Tampilan Console – Belajar Bahasa C++


Pada saat kita membuat sebuah program sederhana ataupun membuat sebuah aplikasi yang berbasiskan console application, pada layar output (console) secara default warna yang background dan tulisan yang kita lihat adalah warna hitam untuk background dan warna putih untuk tulisan/text. Warna tersebut sebenarnya dapat kita rubah dengan warna yang sesuai dengan keinginan kita.
Di C++, sudah disediakan library yang bisa kita gunakan untuk merubah warna text dan warna background tampilan.  Library tersebut adalah “windows.h”. berikut ini merupakan contoh program untuk merubah warna text pada tampilan console pada C++ console application.


#include <iostream>  //preposessor
#include <Windows.h> //preprosessor
using namespace std; //akses library std

void main(){  //awal program, ditandai dengan fungsi main bertipe void dan 
              //kurung kurawal buka
       HANDLE hstdout = GetStdHandle(STD_OUTPUT_HANDLE);      //membuat objek hstdout
      
       SetConsoleTextAttribute(hstdout,1);//program untuk merubah warna text
       cout << "Warna 1,  " << endl;
       SetConsoleTextAttribute(hstdout,2);
       cout << "Warna 2,  " << endl;
       SetConsoleTextAttribute(hstdout,3);
       cout << "Warna 3,  " << endl;
       SetConsoleTextAttribute(hstdout,4);
       cout << "Warna 4,  " << endl;
       SetConsoleTextAttribute(hstdout,5);
       cout << "Warna 5,  " << endl;
       SetConsoleTextAttribute(hstdout,6); 
       cout << "Warna 6, " << endl;
       SetConsoleTextAttribute(hstdout,7);
       cout << "Warna 7, " << endl;
       SetConsoleTextAttribute(hstdout,8); 
       cout << "Warna 8, " << endl;
       SetConsoleTextAttribute(hstdout,9);
       cout << "Warna 9, " << endl;
       SetConsoleTextAttribute(hstdout,10); 
       cout << "Warna 10, " << endl;
       SetConsoleTextAttribute(hstdout,11);     
       cout << "Warna 11, " << endl;
       SetConsoleTextAttribute(hstdout,12); 
       cout << "Warna 12, " << endl;
       SetConsoleTextAttribute(hstdout,13); 
       cout << "Warna 13, " << endl;
       SetConsoleTextAttribute(hstdout,14);  
       cout << "Warna 14, " << endl;
       SetConsoleTextAttribute(hstdout,15);  
       cout << "Warna 15, " << endl;
                                        
       cout <<endl<<endl;
       system("pause");     //menunda sementara berakhirnya program sampai ada 
                            //penekanan tombol keyboard
}      //akhir dari fungsi main

hasil tampilan output :




untuk merubah warna text, kita tinggal mengubah nilai yang ada di dalam kurung pada sintak  "SetConsoleTextAttribute(hstdout,15);" mulai dari 1-15. 

Minggu, 15 April 2012

Menampilkan Bilangan Ganjil & Genap dari 1 – 30 (C++)



Untuk menampilkan bilangan genap dan bilangan ganjil dalam sebuah jarak nilai tertentu, sebagai contohnya dari 1 – 30, kita harus tahu dulu mengenai hal yang membedakan antara kedua jenis bilangan tersebut. Perbedaan yang dapat kita ambil yaitu, bilangan genap akan selalu memiliki hasil sisa bagi 2 (%2) sama dengan nol (0). Sedangkan bilangan ganjil akan selalu memiliki hasil sisa bagi 2 (%2) sama dengan satu (1).
Dengan begitu kita bisa memanfaatkan operator modulus (%) untuk menampilkan bilangan ganjil dan genap yang ada pada deret angka dari 1 – 30.
Berikut ini merupakan penjelasan singkat mengenai program menampilkan bilangan genap dan ganjil dari 1-30.

#include <iostream>

using namespace std;
bagian program diatas merupakan proses include library, yang mana dengan adanya kedua library tersebut kita bisa mengakses dan menggunakan fungsi yang ada pada standar input output (iostream) dan std.

       cout << "Bilangan ganjil : " << endl;
       for(i=1;i<=30;i++){
              if(i%2!=0)cout << i << ", ";
       }
Perulangan diatas digunakan untuk menampilkan deret bilangan ganjil yang ada pada angka 1-30. Didalam perulangan tersebut terdapat statement “if” yang digunakan untuk memilah data dengan sebuah kondisi yaitu “if(i%2!=0)” yang memiliki arti jika nilai i%2 tidak sama dengan nol (0) maka tampilkan nilai i, jika tidak, maka nilai i tidak akan ditampilkan.

       cout << endl << endl << "Bilangan genap : " << endl;
       for(i=1;i<=30;i++){
              if(i%2==0)cout << i << ", ";
       }
Perulangan diatas digunakan untuk menampilkan deret bilangan genap yang ada pada angka 1-30. Didalam perulangan tersebut terdapat statement “if” yang digunakan untuk memilah data dengan sebuah kondisi yaitu “if(i%2==0)” yang memiliki arti jika nilai i%2 sama dengan nol (0) maka tampilkan nilai i, jika tidak, maka nilai i tidak akan ditampilkan.

Sabtu, 31 Maret 2012

Unary Operator - Belajar Bahasa C


Unary operator dapat digunakan untuk mengubah tanda dari nilai sebuah variable atau bisa juga digunakan sebagai operator increment atau decrement yang merupakan operator yang melakukan operasi matematika untuk menambahkan (increment) atau mengurangkan (decrement) nilai sebuah variable dengan nilai tertentu. Pada operator ini ada 2 jenis tanda yang digunakan yaitu ++ dan --. Tanda ++ digunakan untuk operator increment sedangkan – digunakan untuk decrement.
Dibawah ini merupakan table dari jenis penggunaan operator unary ini.


Pada table diatas, dapat dilihat bahwa terdapat 2 cara penggunaan dilihat dari penempatan posisi tanda increment (++) dan decrement (--) nya. Tanda tersebut ada yang diletakkan di awal variable dan ada juga yang diletakkan di akhir variable. Peletakan tanda tersebut juga berpengaruh terhadap hasil operasi dari operator ini. Jika tanda diletakkan di depan variable, maka proses increment atau decrement variable tersebut akan dilaksanakan terlebih dahulu sebelum proses selanjutnya dijalankan, atau bisa dikatakan saat operator ini dijalankan operator akan langsung mengubah nilai variable baik itu increment ataupun decrement. Sedangkan jika tanda diletakkan dibelakang variable, maka proses increment atau decrement akan dilaksanakan setelah proses pemanggilan operator tersebut selesai dilaksanakan.
Pada table diatas, sudah dilengkapi dengan contoh penggunaannya, dan dibawah ini merupakan program lengkap dalam penggunaan unary operator.

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>

int main(void){
       int k, l=20;

       printf("nilai awal l = %d, setelah -(%d) menjadi %d\n\n",l, l, -(l));
       k = 5;
       printf("increment ++k\n");
       printf("k = %d\n", k); //k = 5
       printf ("k = %d\n", ++k); //k = 6
       printf("k = %d\n\n", k); //k = 6

       k = 5;
       printf("increment k++\n");
       printf("k = %d\n", k); //k = 5
       printf ("k = %d\n", k++); //k = 5
       printf("k = %d\n\n", k); //k = 6

       k = 5;
       printf("decrement --k\n");
       printf("k = %d\n", k); //k = 5
       printf ("k = %d\n", --k); //k = 4
       printf("k = %d\n\n", k); //k = 4

       k = 5;
       printf("decrement k--\n");
       printf("k = %d\n", k); //k = 5
       printf ("k = %d\n", k--); //k = 5
       printf("k = %d\n\n", k); //k = 4

       system("pause"); 
       return (0);
}

/*
++k >> memiliki arti, k=k+1 dan proses ini akan dijalankan sebelum proses penampilan data ke layar
k++ >> memiliki arti, k=k+1 dan proses ini akan dijalankan setelah proses penampilan data ke layar
--k >> memiliki arti, k=k-1 dan proses ini akan dijalankan sebelum proses penampilan data ke layar
k-- >> memiliki arti, k=k-1 dan proses ini akan dijalankan setelah proses penampilan data ke layar
*/

Assignment Operator - Belajar Bahasa C


Assigment operator merupakan operator yang ada pada bahasa C yang berupa perintah penugasan untuk melakukan sebuah operasi  pada variable.
Terdapat beberapa jenis operator yang termasuk pada assignment operator, yaitu :









Berikut ini sedikit penjelasan mengenai jenis-jenis assignment operator
  1.       Operator  +=
Contoh :
                b += c
dari contoh diatas, operator += memiliki fungsi, menambahkan nilai variable b dengan nilai variable c dan kemudian hasil penjumlahan tersebut disimpan di variable b.
misalkan nilai b = 3 dan nilai c = 2. Seleteah operasi b+=c, maka nilai pada variable b yaitu 5.

  2.       Operator  -=
Contoh :
                d-=a
operator ini akan melakukan proses pengurangan, yang mana nilai dari variable d akan dikurangi dengan nilai dari variable a, dan kemudian menyimpan hasil pengurangan (d-a) di variable d.

  3.       Operator *=
Contoh :
                a*=b
operator  *= memiliki arti yang sama dengan a*b, yangmana nantinya hasil dari perkalian tersebut disimpan pada variable a.

  4.       Operator   /=
Contoh :
                r/=s
operator /= akan melakukan proses bagi, yang mana nilai pada variable r akan dibagi dengan nilai pada variable s (r/s) dan hasil pembagian tersebut akan disimpan di variable r.

  5.       Operator  %=
Contoh :
                g%=h
operator ini akan menghasilkan sisa bagi atau yang sering disebut dengan modulo, yang mana operator ini akan melakukan operasi g%h dan hasil dari operasi tersebut disimpan pada variable g.

Berikut ini merupakan contoh penggunaan assignment operator.

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>

void main(){
       int a, b, c, d, e, f, g;   //deklarasi variabel


       printf("Masukkan nilai a : ");
       scanf("%d",&a);//mengambil inputan untuk variabel a
       c=d=e=f=g=a;//memasukkan nilai variabel a ke variabel c, d, e, f, g

       printf("Masukkan nilai b : ");
       scanf("%d",&b);//mengambil inputan untuk variabel b
       printf("\nHasil dari %d += %d adalah %d\n",a,b,c+=b);
       printf("\nHasil dari %d -= %d adalah %d\n",a,b,d-=b);
       printf("\nHasil dari %d *= %d adalah %d\n",a,b,e*=b);
       printf("\nHasil dari %d /= %d adalah %d\n",a,b,f/=b);
       printf("\nHasil dari %d %= %d adalah %d\n\n",a,b,g%=b);

  system("pause");
}