Tampilkan postingan dengan label c language. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label c language. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Maret 2012

Unary Operator - Belajar Bahasa C


Unary operator dapat digunakan untuk mengubah tanda dari nilai sebuah variable atau bisa juga digunakan sebagai operator increment atau decrement yang merupakan operator yang melakukan operasi matematika untuk menambahkan (increment) atau mengurangkan (decrement) nilai sebuah variable dengan nilai tertentu. Pada operator ini ada 2 jenis tanda yang digunakan yaitu ++ dan --. Tanda ++ digunakan untuk operator increment sedangkan – digunakan untuk decrement.
Dibawah ini merupakan table dari jenis penggunaan operator unary ini.


Pada table diatas, dapat dilihat bahwa terdapat 2 cara penggunaan dilihat dari penempatan posisi tanda increment (++) dan decrement (--) nya. Tanda tersebut ada yang diletakkan di awal variable dan ada juga yang diletakkan di akhir variable. Peletakan tanda tersebut juga berpengaruh terhadap hasil operasi dari operator ini. Jika tanda diletakkan di depan variable, maka proses increment atau decrement variable tersebut akan dilaksanakan terlebih dahulu sebelum proses selanjutnya dijalankan, atau bisa dikatakan saat operator ini dijalankan operator akan langsung mengubah nilai variable baik itu increment ataupun decrement. Sedangkan jika tanda diletakkan dibelakang variable, maka proses increment atau decrement akan dilaksanakan setelah proses pemanggilan operator tersebut selesai dilaksanakan.
Pada table diatas, sudah dilengkapi dengan contoh penggunaannya, dan dibawah ini merupakan program lengkap dalam penggunaan unary operator.

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>

int main(void){
       int k, l=20;

       printf("nilai awal l = %d, setelah -(%d) menjadi %d\n\n",l, l, -(l));
       k = 5;
       printf("increment ++k\n");
       printf("k = %d\n", k); //k = 5
       printf ("k = %d\n", ++k); //k = 6
       printf("k = %d\n\n", k); //k = 6

       k = 5;
       printf("increment k++\n");
       printf("k = %d\n", k); //k = 5
       printf ("k = %d\n", k++); //k = 5
       printf("k = %d\n\n", k); //k = 6

       k = 5;
       printf("decrement --k\n");
       printf("k = %d\n", k); //k = 5
       printf ("k = %d\n", --k); //k = 4
       printf("k = %d\n\n", k); //k = 4

       k = 5;
       printf("decrement k--\n");
       printf("k = %d\n", k); //k = 5
       printf ("k = %d\n", k--); //k = 5
       printf("k = %d\n\n", k); //k = 4

       system("pause"); 
       return (0);
}

/*
++k >> memiliki arti, k=k+1 dan proses ini akan dijalankan sebelum proses penampilan data ke layar
k++ >> memiliki arti, k=k+1 dan proses ini akan dijalankan setelah proses penampilan data ke layar
--k >> memiliki arti, k=k-1 dan proses ini akan dijalankan sebelum proses penampilan data ke layar
k-- >> memiliki arti, k=k-1 dan proses ini akan dijalankan setelah proses penampilan data ke layar
*/

Assignment Operator - Belajar Bahasa C


Assigment operator merupakan operator yang ada pada bahasa C yang berupa perintah penugasan untuk melakukan sebuah operasi  pada variable.
Terdapat beberapa jenis operator yang termasuk pada assignment operator, yaitu :









Berikut ini sedikit penjelasan mengenai jenis-jenis assignment operator
  1.       Operator  +=
Contoh :
                b += c
dari contoh diatas, operator += memiliki fungsi, menambahkan nilai variable b dengan nilai variable c dan kemudian hasil penjumlahan tersebut disimpan di variable b.
misalkan nilai b = 3 dan nilai c = 2. Seleteah operasi b+=c, maka nilai pada variable b yaitu 5.

  2.       Operator  -=
Contoh :
                d-=a
operator ini akan melakukan proses pengurangan, yang mana nilai dari variable d akan dikurangi dengan nilai dari variable a, dan kemudian menyimpan hasil pengurangan (d-a) di variable d.

  3.       Operator *=
Contoh :
                a*=b
operator  *= memiliki arti yang sama dengan a*b, yangmana nantinya hasil dari perkalian tersebut disimpan pada variable a.

  4.       Operator   /=
Contoh :
                r/=s
operator /= akan melakukan proses bagi, yang mana nilai pada variable r akan dibagi dengan nilai pada variable s (r/s) dan hasil pembagian tersebut akan disimpan di variable r.

  5.       Operator  %=
Contoh :
                g%=h
operator ini akan menghasilkan sisa bagi atau yang sering disebut dengan modulo, yang mana operator ini akan melakukan operasi g%h dan hasil dari operasi tersebut disimpan pada variable g.

Berikut ini merupakan contoh penggunaan assignment operator.

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>

void main(){
       int a, b, c, d, e, f, g;   //deklarasi variabel


       printf("Masukkan nilai a : ");
       scanf("%d",&a);//mengambil inputan untuk variabel a
       c=d=e=f=g=a;//memasukkan nilai variabel a ke variabel c, d, e, f, g

       printf("Masukkan nilai b : ");
       scanf("%d",&b);//mengambil inputan untuk variabel b
       printf("\nHasil dari %d += %d adalah %d\n",a,b,c+=b);
       printf("\nHasil dari %d -= %d adalah %d\n",a,b,d-=b);
       printf("\nHasil dari %d *= %d adalah %d\n",a,b,e*=b);
       printf("\nHasil dari %d /= %d adalah %d\n",a,b,f/=b);
       printf("\nHasil dari %d %= %d adalah %d\n\n",a,b,g%=b);

  system("pause");
}


Jumat, 09 Maret 2012

Belajar Bahasa C


Bahasa pemrograman C merupakan salah satu bahasa pemrograman komputer yang bisa dikatakan mudah untuk dipelajari dan mudah untuk dipahami karena bahasanya merupakan bahasa tingkat tinggi yang dimengerti oleh manusia.  Bahasa C dibuat pada tahun 1972 oleh Dennis Ritchie.
Bahasa pemrograman C sama seperti bahasa pemrograman lainnya yang memiliki kerangka dasar. Kerangka Dasar Bahasa C adalah sebagai berikut :

1.      Fungsi main().
     Fungsi main merupakan fungsi utama yang wajib ada pada saat kita membuat program dengan bahasa C. Dalam sebuah project hanya boleh ada 1 buah fungsi main() saja. Namun dalam bahasa C, tidak membatasi hanya boleh 1 fungsi saja, melainkan kita juga diperbolehkan untuk membuat fungsi-fungsi lain selain fungsi main() yang bisa mempermudah kita dalam membuat sebuah program.

2.     Deklarasi variabel
    Pendeklarasian variabel ini dilakukan untuk mendaftarkan variabel apa saja yang akan kita gunakan dalam program yang kita buat. Pendeklarasian variabel ini biasanya sekaligus dengan mencantumkan tipe data dari variabel tersebut.

3.      Perintah (statement)
     Perintah merupakan deretan program yang kita buat dalam sebuah project.

4.      Akses library
     Digunakan untuk mengakses library apa saja yang kita perlukan dalam pembuatan sebuah program.

5.      Komentar
    Komentar merupakan sebuah kalimat yang biasanya dicantumkan oleh seorang programer sebagai sebuah catatan kecil yang mana komentar ini tidak akan ikut di compile atau diproses.