Tampilkan postingan dengan label project. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label project. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Juli 2012

Add Java Serial Library ( RxTx Lib )

Sebelum kita belajar mengenai komunikasi data serial, ada baiknya kita belajar dahulu tentang bagaimana menambahkan library yang dibutuhkan dalam melakukan komunikasi serial di Java.

Library yang kita gunakan yaitu RxTx Library. Library ini memungkinkan kita untuk dapat melakukan komunikasi serial baik itu antar aplikasi maupun antara aplikasi dengan hardware.

Berikut ini langkah-langkah menambahkan library RxTx kedalam project yang telah kita buat.
Siapkan terlebih dahulu file RxTx.jar nya. Jika anda belum memiliki file library tersebut anda dapat mendownload / mengunduhnya disini.

Setelah itu buka project yang akan kita tambahkan library RxTx. Klik kanan pada folder/package "library" lalu pilih "add JAR/Folder..."

add Jar


Setelah itu akan muncul tampilan sebagai berikut :

select JAR


Pilih lokasi dimana anda menyimpan file RxTx.JAR. Setelah itu tekan "open". Dengan begitu, secara otomatis RxTx.JAR telah ditambahkan kedalam project anda tadi.

tampiladd

Selamat mencoba :D

Selasa, 24 Juli 2012

Instalasi Library RxTx - Komunikasi Serial JAVA

Bahasa pemrograman JAVA juga mendukung komunikasi serial yang melalui serial port. Untuk dapat melakukan komunikasi serial tersebut bisa menggunakan/memanfaatkan salah satu library yaitu RxTx.

library tersebut mendukung komunikasi serial yang diterapkan pada sebuah program berbasis JAVA. Library ini juga bisa digunakan dibeberapa platform seperti Linux, Solaris dan windows. Pada postingan kali ini, saya akan coba berbagi mengenai cara instalasi library RxTx pada windows. Hal itu dikarenakan pada saat penggunaan library ini, saya menggunakan sistem operasi windows.

sebelumnya, silahkan download terlebih dahulu library RxTxComm.Jar nya disini.

selain itu, diperlukan juga RxTxSerial.dll yang dapat anda download disini.

setelah didownload, copy / pindahkan file RxTxComm.Jar nya ke "\JAVA_HOME\lib\ext". (\JAVA_HOME\ adalah folder dimana anda menginstal JRE pada komputer/sistem. contohnya : "C:\Program Files\Java\jdk1.7.0_01\jre\lib\ext")

Kemudian pindahkan juga file RxTxSerial.dll ke "\JAVA_HOME\bin" (cth : "C:\Program Files\Java\jdk1.7.0_01\jre\bin")

proses instalasi ini cukup dilakukan sekali saja. yang dilakukan berulang-ulang ialah saat penambahan library RxTxComm.JAR pada project baru yang akan dibuat dan menggunakan komunikasi serial. Jika proses instalasi ini tidak dilakukan maka akan timbul pesan error seperti berikut ini :

java.lang.UnsatisfiedLinkError: no rxtxSerial in java.library.path thrown while loading gnu.io.RXTXCommDriver Exception in thread "AWT-EventQueue-0" java.lang.UnsatisfiedLinkError: no rxtxSerial in java.library.path

untuk menambahkan library ke project baru anda dapat membaca langkah - langkahnya disini

salah satu contoh program kompleks nya dapat anda lihat disini.

Semoga bermanfaat.... :)

Kamis, 26 April 2012

App. Path, Mengakses alamat file project – Visual C++


Sebelum membahas tentang bagaimana contoh penggunaan app.path, sebaiknya kita pahami dahulu apa itu app.path.
app. Path merupakan singkatan dari application path, yang mana app path merupakan alamat default dari folder project yang kita buat (jika masih berbentuk project) atau alamat aplikasi yang berekstensi “.exe” (jika sudah berupa aplikasi yang terinstal) pada komputer.
App path ini memudahkan seorang programmer untuk mendapatkan alamat default folder project, yang nantinya bisa digunakan sebagai alamat referensi pemanggilan sebuah file yang berada di folder yang sama dengan folder project. Contoh kasusnya, misalkan kita ingin memanggil/menampilkan sebuah gambar pada aplikasi berbasis visual C++ yang sedang dibuat. Jika kita memanggil file gambar tersebut dengan sintak berikut : 

             label1->Image=Image::FromFile("C:\\image\\green2.png" );

sintak diatas hanya bisa mengakses file “green2.png” yang ada didalam drive C di folder “image”. Akses file tersebut tidak fleksibel, dan jangan heran jika suatu saat ada kesalahan atau error yang muncul. Kesalahan atau error tersebut bisa terjadi bila file “green2.png” tidak ada pada drive C dan di dalam folder image karena di hapus atau dipindahkan ketempat/folder lain. Selain itu, aplikasi kita juga bisa dikatakan hanya bisa berjalan dikomputer kita sendiri. Jika kita ingin memindahkan file green.png tersebut, berarti kita juga harus mengganti sintak yang menunjukkan alamat dimana file tersebut disimpan.
Agar akses file tersebut bisa lebih fleksibel dan mengurangi kemungkinan error, maka dibutuhkan app path. Dalam penggunaan app path, selama file yg ingin kita akses berada difolder yang sama dengan folder project, kita bisa menggunakan app path sebagai alamat defaultnya. Jadi jika suatu saat kita ingin memindahkan file project atau meng-copy file ke drive atau ke komputer lainnya, dan kita ingin mengakses file kita tidak perlu lagi mengganti alamat drive penyimpanan file yang akan kita akses tersebut. Karena alamat file yang kita gunakan adalah alamat folder project, dimana kita juga menyimpan file yang akan kita akses tersebut didalam folder project tersebut.
Semua bahasa pemrograman pasti menyediakan sintak untuk memanggil atau mengetahui alamat default project (app path). Dibawah ini merupakan contoh penggunaan app path pada aplikasi yang dibuat  berbasis pemrograman visual c++.