Tampilkan postingan dengan label akses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label akses. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Juli 2012

Program Kirim dan Terima data via Serial Port Sederhana- Belajar JAVA

Serial port merupakan sebuah port yang terdapat pada komputer/laptop yang dapat digunakan sebagai jalur komunikasi antara komputer/laptop dengan hardware lainnya seperti mikrokontroller dan lain sebagainya.
pada postingan kali ini, saya akan coba berbagi tentang program sederhana yang dapat menerima dan mengirim data melalui komunikasi serial.

untuk dapat melakukan komunikasi serial, dibutuhkan sebuah library yaitu RxTx yang mana telah saya bahas mengenai cara instalasinya disini dan cara menambahkan pada project yang kita buat seperti postingan yang ada disini.

Secara umum, komunikasi yang menggunakan serial port pasti akan melalui langkah-langkah berikut ini :
  • Pencarian port serial
  • Koneksi ke port serial
  • inisialisasi  input dan output stream
  • Memutuskan koneksi port serial
  • Kirim data
  • Terima data
sekarang akan coba dibahas sedikit mengenai program pada aplikasi kirim dan terima data serial ini.

1. Pencarian port serial

berikut ini program untuk mencari port serial yang sedang aktif pada komputer/laptop

public void cekSerialPort() {
        port = CommPortIdentifier.getPortIdentifiers();
        while (port.hasMoreElements()) {
            CommPortIdentifier curPort = (CommPortIdentifier) port.nextElement();
            if (curPort.getPortType() == CommPortIdentifier.PORT_SERIAL) {
                window.jCommPort.addItem(curPort.getName());
                portMap.put(curPort.getName(), curPort);
            }
        }
    }

 
pada program diatas, program akan mengecek setiap port yang aktif pada komputer, yang kemudian port-port tersebut akan dicek tipe nya dengan menggunakan .getPortType(). Jika port tersebut merupakan port serial, maka identitas port tersebut akan didaftarkan atau ditambahkan pada comboBox pada tampilan GUI.

2. Koneksi Port Serial
 
public void connect() {
        String selectedPort = (String) window.jCommPort.getSelectedItem();
        portIdentifier = (CommPortIdentifier) portMap.get(selectedPort);
        CommPort commPort = null;
        try {
            commPort = portIdentifier.open(null, TIMEOUT);
            serialPort = (SerialPort) commPort;
            setConnected(true);
            window.bConn.setText("Disconnect");
        } catch (PortInUseException e) {
            statusPort = selectedPort + " is in use. (" + e.toString() + ")";
            JOptionPane.showMessageDialog(null, statusPort);
        } catch (Exception e) {
            statusPort = "Failed to open " + selectedPort + "(" + e.toString() + ")";
            JOptionPane.showMessageDialog(null, statusPort);
        }
    }
 
Program diatas digunakan untuk membuka koneksi dengan serial port yang sebelumnya telah ditentukan dengan cara memilih salah satu serial port yang tersedia pada comboBox. perintah yang digunakan untuk membuka koneksi adalah .open()

3.  Inisialisasi  input/output stream

public boolean initIOStream() {
        boolean successful = false;
        try {
            inPut = serialPort.getInputStream();
            outPut = serialPort.getOutputStream();
           
            successful = true;
            return successful;
        } catch (IOException e) {
            statusPort = "I/O Streams failed to open. (" + e.toString() + ")";
            JOptionPane.showMessageDialog(null, statusPort);
            return successful;
        }
}

program ini akan menginisialisasi input/output stream yang nantinya digunakan untuk menampung data yang masuk ataupun data yang akan dikirim kan dari aplikasi menuju perangkat lainnya.


4. Memutuskan koneksi serial
 
public void disconnect() {
         try {
            serialPort.removeEventListener();
            serialPort.close();
            inPut.close();
            setConnected(false);
            statusPort = "PORT disconnect successfully";           
            JOptionPane.showMessageDialog(null, statusPort);
            window.bConn.setText("Connect");
        } catch (Exception e) {
            statusPort = "Failed to close " + serialPort.getName() + "(" + e.toString() + ")";
            JOptionPane.showMessageDialog(null, statusPort);
        }
    }

 
Program tersebut akan memutuskan koneksi antara port serial dengan aplikasi. pada saat memutuskan koneksi serial port harus di tutup dengan menggunakan perintah .close(), begitu juga dengan input/output stream nya.

5. Kirim Data Serial
 
public void kirimData(Byte a){
        try {
            outPut.write(a);
            outPut.write(10);
            outPut.flush();
        } catch (IOException ex) {
            System.out.println("Kirim Gagal");
        }
    }

 
Program diatas akan mengirimkan data serial. tipe data yang bisa dikirimkan berupa "Byte" dan "Integer". pengiriman dilaksanakan saat ada perintah .write(a), kemudian .flush() digunakan untuk mengosongkan kembali outputstream.


6. Terima Data Serial

untuk dapat menerima data serial setiap saat, maka dimanfaatkan event yang khusus menangani data serial yang masuk. berikut merupakan program untuk inisialisasi event beserta program event yang menangani data serial yang masuk ke aplikasi.
 
public void initListener() {
        try {
            serialPort.addEventListener(this);
            serialPort.notifyOnDataAvailable(true);
        } catch (TooManyListenersException e) {
            JOptionPane.showMessageDialog(null, e.toString());
        }
    }

    public void serialEvent(SerialPortEvent evt) {
        char dataSerial = 0; // Untuk menampung input dari serial port
        
        if (evt.getEventType() == SerialPortEvent.DATA_AVAILABLE) {
            try {
                dataSerial = (char) inPut.read();
                window.txtDataIn.setText(String.valueOf(dataSerial));              
            } catch (IOException ex) {
                JOptionPane.showMessageDialog(null, ex.toString());
            }
        }
    }

 
 
contoh tampilan aplikasi yang saya buat :



saat aplikasi dijalankan maka tampilan awal aplikasi adalah sebagai berikut :



setelah tulisan "Search Port" ditekan maka tampilan akan berubah sebagai berikut :



untuk mengkoneksikan aplikasi dengan serial port, arahkan kursor ke tombol "connect" kemudian klik tombol tersebut. setelah itu jika berhasil terkoneksi maka tampilan aplikasi akan sebagai berikut :



Jika koneksi gagal, maka akan muncul messageBox yang menjelaskan penyebab gagalnya koneksi.
untuk memutuskan koneksi tekan saja tombol "Disconnect".

Saat aplikasi telah terkoneksi dengan serial port, maka aplikasi dalam posisi stand by menerima data serial yang mana setiap data yang diterima akan ditampilkan pada textBox. untuk mengirim data, tekan saja tombol kirim data. pada aplikasi ini jika tombol kirim data ditekan, maka aplikasi akan mengirimkan data "a".


Aplikasi lengkapnya dapat anda download disini.


Semoga bermanfaat..... :)

Kamis, 26 April 2012

App. Path, Mengakses alamat file project – Visual C++


Sebelum membahas tentang bagaimana contoh penggunaan app.path, sebaiknya kita pahami dahulu apa itu app.path.
app. Path merupakan singkatan dari application path, yang mana app path merupakan alamat default dari folder project yang kita buat (jika masih berbentuk project) atau alamat aplikasi yang berekstensi “.exe” (jika sudah berupa aplikasi yang terinstal) pada komputer.
App path ini memudahkan seorang programmer untuk mendapatkan alamat default folder project, yang nantinya bisa digunakan sebagai alamat referensi pemanggilan sebuah file yang berada di folder yang sama dengan folder project. Contoh kasusnya, misalkan kita ingin memanggil/menampilkan sebuah gambar pada aplikasi berbasis visual C++ yang sedang dibuat. Jika kita memanggil file gambar tersebut dengan sintak berikut : 

             label1->Image=Image::FromFile("C:\\image\\green2.png" );

sintak diatas hanya bisa mengakses file “green2.png” yang ada didalam drive C di folder “image”. Akses file tersebut tidak fleksibel, dan jangan heran jika suatu saat ada kesalahan atau error yang muncul. Kesalahan atau error tersebut bisa terjadi bila file “green2.png” tidak ada pada drive C dan di dalam folder image karena di hapus atau dipindahkan ketempat/folder lain. Selain itu, aplikasi kita juga bisa dikatakan hanya bisa berjalan dikomputer kita sendiri. Jika kita ingin memindahkan file green.png tersebut, berarti kita juga harus mengganti sintak yang menunjukkan alamat dimana file tersebut disimpan.
Agar akses file tersebut bisa lebih fleksibel dan mengurangi kemungkinan error, maka dibutuhkan app path. Dalam penggunaan app path, selama file yg ingin kita akses berada difolder yang sama dengan folder project, kita bisa menggunakan app path sebagai alamat defaultnya. Jadi jika suatu saat kita ingin memindahkan file project atau meng-copy file ke drive atau ke komputer lainnya, dan kita ingin mengakses file kita tidak perlu lagi mengganti alamat drive penyimpanan file yang akan kita akses tersebut. Karena alamat file yang kita gunakan adalah alamat folder project, dimana kita juga menyimpan file yang akan kita akses tersebut didalam folder project tersebut.
Semua bahasa pemrograman pasti menyediakan sintak untuk memanggil atau mengetahui alamat default project (app path). Dibawah ini merupakan contoh penggunaan app path pada aplikasi yang dibuat  berbasis pemrograman visual c++.